Website Resmi BKPSDM Bolmong Selatan
Berita 23/05/2018

Rancangan Beleid e-Commerce Tinggal Selangkah Lagi

Draf rancangan aturan e-commerce disebut tinggal memasuki satu putaran rapat terakhir di Kementerian Perekonomian, sebelum dibawa ke Sekretariat Negara. (Thinkstock/ipopba)

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perdagangan menyebut Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Transaksi Perdagangan Elektronik sudah hampir final. Rencananya, RPP ini tinggal memasuki satu putaran rapat terakhir di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian sebelum dibawa ke Sekretariat Negara.

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan I Gusti Ketut Astawa mengatakan masih ada dua hal di dalam RPP tersebut yang masih perlu dirundingkan. Namun menurutnya, urusan itu bisa cepat selesai karena tidak begitu rumit.

Pertama, terkait dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk semua barang dan jasa yang dijual. Sebetulnya, aturan ini sudah diberlakukan bagi perdagangan konvensional melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 72 Tahun 2015, tetapi akan dipertegas lagi bagi barang-barang yang dijual lewat perdagangan daring.


"SNI ini memang sudah tertulis di aturan sebelumnya, tapi secara prinsip, di dalam rapat terakhir masalah SNI ini perlu masuk ke RPP ini," tutur Ketut, Rabu (23/5).

Selain itu, isu kedua yang masih dibahas adalah mekanisme pelaporan perbankan ke Bank Indonesia atas transaksi perdagangan elektronik. Sebab, salah satu pasal di dalam beleid ini mengatakan bahwa setiap transaksi perdagangan elektronik yang bekerja sama dengan perbankan harus dilaporkan.