BKPSDM Bolmong Selatan
Website Resmi BKPSDM Bolmong Selatan
Berita 18/06/2021

Sosialisasi Optimalisasi Data ASN di Wilayah Kerja Kantor Regional XI BKN Manado

Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Data ASN

Demi tercapainya optimalisasi kualitas serta manajemen data ASN, kamis, (17/06) bertempat di Ruang Rapat C. J. Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara diadakan Sosialisai Optimalisasi Data ASN. Kegiatan selama 2 (dua) hari yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis Rekonsiliasi dan Singkronisasi Data Kepegawaian tersebut dihadir oleh seluruh instansi BKPSDM/ BKD/ BKDD di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN Manado Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku.

Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Data ASN dibuka secara langsung Kepala BKN yang diwakili oleh Wakil Kepala BKN Supranawa Yusuf, turut hadir pula dalam pembukaan tersebut Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Wakiran, SH., MH, Direktur Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi ASN Heni Sri Wahyuni, Kepala Regional XI Manado Dedi Herdi, SH., M.Si dan Kepala BKD Provinsi Sulawesi Utara DR. Femmy J. Suluh., M. Si.

Dalam sambutannya Wakil Kepala BKN mengatakan bahwa dalam melaksanakan Optimalisasi Data ASN diperlukan Pemutakhiran Data Mandiri, hal ini merupakan langkah awal dalam merealisasikan PP Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan PP Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektreonik (SPBE).

Wakil Kepala BKN mengungkapkan bahwa “Permasalahan data ASN saat ini adalah kondisi data ganda, data tidak lengkap, tidak akurat, tidak terkini dan data hilang. Hal ini bisa saja terjadi karena ASN tidak dapat melakukan pengecekan secara mandiri terhadap datanya sendiri”.

Saat ini pengelolaan dan pemutakhiran data ASN dilakukan melalui proses peremajaan data oleh pejabat pengelola kepegawaian instansi masing-masing, dan perubahan data dari layanan manajemen kepegawaian.

Lebih lanjut Wakil Kepala BKN menyampaikan dalam rangka percepatan kualitas data ASN maka akan dilakukan pemutakhiran data ASN dan PPT Non ASN dalam waktu dekat ini, setiap pegawai akan dapat mengecek dan melakukan pemutakhiran data secara mandiri melalui aplikasi MySAPK. Pengelolaan data ASN sendiri didukung oleh aplikasi antara lain SIMPEGNAS, SIASN dan My SAPK.

Direktur Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi ASN Heni Sri Wahyuni menambahkan “Benefit yang didapatkan dari tercapainya satu data ASN adalah pemetaan, penataan, serta peningkatan kompetensi dan kapasitas ASN” tujuan pemutakhiran data secara mandir agar kedepanya didapatkan ASN yang profesional tutup Ibu Heni.