BKPSDM Bolmong Selatan
Website Resmi BKPSDM Bolmong Selatan
Berita 22/06/2021

Rapat Koordinasi melalui Audiensi Penilaian dan Pembinaan Penerapan Sistem Merit Dalam Manajemen ASN

Penandatanganan Komitmen dan Deklarasi Perwujudan Sistem Merit Sewilayah Provinsi Sulawesi Utara

Untuk mendorong akselerasi, optimalisasi dan internalisasi penerapan sistem Merit dalam Manajemen ASN diseluruh Instansi Pemerintah, KASN melakukan koordinasi dan kolaborasi bersama pemangku kepentingan dan Pimpinan Instansi melalui upaya strategis dengan melakukan audiensi penilaian dan pembinaan demi meningkatkan penerapan sistem Merit dalam Manajemen ASN.

Sebagai tindak lanjut strategi penerapan sistem merit dalam manajemen ASN yang ditetapkan sebagai Proyek Prioritas Nasional tersebut, Selasa (22/06/21) bertempat di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Utara, diadakan Rapat Koordinasi melalui Audiensi Penilaian dan Pembinaan Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN yang dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Utara DR. Femmy J. Suluh., M. Si.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat tersebut menghadirkan pihak KASN yaitu, Asisten KASN Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah I DR. Muhlis Irfan, S.IP., M.Si dan anggota KASN Kordinator Pengawasan Bidang Penerapan Sistem Merit Wilayah I Sri Hadiati WK, S.H., MBA sebagai pemateri serta dihadiri oleh seluruh perwakilan Badan Kepegawaian Se Provinsi Sulawesi Utara, dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan sendiri oleh Kepala BKPSDM diwakili Kepala Bidang Pengembangan SDM Aparatur Jumran Gobel, S.Pd.

Kepala BKD Provinsi Sulawesi Utara dalam sambutannya menjelaskan bahwa RPJMN 2020-2024 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020, sistem merit merupakan proyek Nasional yang harus dilaksanakan oleh Instansi Pusat Maupun daerah.

Penguatan Sistem Merit merupakan salah satu sasaran Strategi Nasional sesuai Perpres No 54/2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. “Peraturan MenPANRB No 5/2020 tentang Roadmap Reformasi Birokrasi merupakan sasaran program yang mendukung reformasi di lingkungan instansi Pemerintahan” demikian tutup Kepala BKD Provinsi Sulawesi Utara.

Untuk mendorong optimalisasi Sistem Merit, pada Tahun 2021 ditargetkan sebanyak 70 Instansi Pemerintah telah memiliki indeks Sistem Merit kategori baik menurut Sri Hadiati WK, S.H., MBA. Lebih lanjut dalam materi “Peran PPK dan PyB dalam optimalisasi penerapan Sistem Merit dalam Kebijakan dan Manajemen ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah” Sri menjelaskan bahwa PPK dan PyB berperan dalam menyusun Roadmap serta membentuk tim penilai mandiri untuk penerapan sistem merit pada tahap persiapan.

“Selanjutnya dalam pelaksanaannya PPK dan PyB berperan dalam menilai tingkat penerapan Sistem Merit serta malaksanakan Rekomendasi hasil Penilaian KASN, serta pada tahap akhir melakukan pengawasan serta evaluasi dari penerapan Sistem Merit” demikan ucap Sri.

Asisten KASN Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah I DR. Muhlis Irfan, S.IP., M.Si dalam materi “Gerakan Membangun Sistem Merit: Strategi dan Manfaat Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit di Lingkungan Instansi Daerah” menerangkan bahwa Sistem Merit adalah kebijakan dalam Manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa mempertimbangkan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.

“Diwajibkan pula setiap instansi pemerintah untuk mulai penilaian mandiri penerapan Sistem Merit di Aplikasi SIPINTER (yang dapat diakses melalui laman http://sipinter.kasn.go.id) sebagai dasar penilaian dan pembinaan sesuai PerMENPAN-RB No 40/2018 dan Peraturan Ketaua KASN No 9/2019” demikian ujar muhlis.

Selain Dialog Strategis bersama semua peserta, kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan Komitmen dan Deklarasi Perwujudan Sistem Merit se Wilayah Provinsi Sulawesi Utara secara simbolis.